SUMENEP, MaduraPost - Prestasi membanggakan diraih Ade Dimas Reigananda Al Jabbar (5), siswa TK B Pembina Negeri Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Ia berhasil keluar sebagai juara 1 dalam VENUS Kompetisi Ke-4 Tahun 2026 tingkat Rayon Sumenep pada bidang Sains jenjang TK.
Ade Dimas tampil sebagai peserta dengan nomor B20601. Berdasarkan hasil resmi penyisihan yang tercantum dalam daftar peringkat kompetisi, ia meraih nilai sempurna 100 dengan waktu pengerjaan 09.34.
Capaian tersebut menempatkan Ade Dimas di posisi peringkat pertama sekaligus berhak memperoleh reward berupa medali emas. Prestasi itu sekaligus mengantarkannya untuk melanjutkan kompetisi ke Babak Grand Final Tingkat Nasional.
Hasil yang diraih Ade Dimas menjadi salah satu capaian menonjol dalam VENUS Kompetisi Ke-4 Rayon Sumenep. Dari daftar hasil penyisihan, ia menjadi peserta dengan nilai tertinggi pada kategori Sains jenjang TK.
Di bawah Ade Dimas, posisi kedua ditempati Syafiq Hayyin Nuraziz dari PAUD El Fath dengan nilai 96 dan memperoleh medali emas. Sementara Alvi Khair dari TK Binaan Sumenep serta Vynenea Ixora Seputro dari TK Negeri Pembina Sumenep sama-sama meraih nilai 92 dan mendapatkan medali perak.
Selanjutnya, Rahma Fatimah Kinandra dari Paud IT Bina Cendekia dan Tanishа Ulfa Almahyra dari PAUD YAA Bunayya Sumenep masing-masing mengantongi nilai 88 dan memperoleh medali perunggu.
Dua peserta lainnya, yakni Attala Yusuf Ahmad dari TK Al Furqon dengan nilai 84 dan Nadine Basyuni Bakhita dari TK Al-Qur'an Suralaya dengan nilai 68, juga tercatat dalam hasil penyisihan tersebut.
VENUS Kompetisi Ke-4 Tahun 2026 merupakan ajang yang mempertandingkan sejumlah bidang akademik, meliputi Matematika, Sains, IPS, Coding, dan Bahasa Inggris.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Orion Education Centre dengan peserta dari berbagai sekolah dan berlangsung di SDK Sang Timur.
Bagi Ade Dimas, keberhasilan menjadi juara 1 dengan nilai sempurna menjadi capaian yang membanggakan di usia pendidikan yang masih sangat dini. Prestasi itu juga menjadi pengalaman penting sebelum menghadapi persaingan pada tingkat nasional.
Orang tua Ade Dimas, Ahmad Maksum, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih putranya. Ia mengatakan keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Ade Dimas untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuannya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Ade Dimas bisa mendapatkan juara 1 dan medali emas. Ini menjadi kebanggaan bagi kami sebagai orang tua. Mudah-mudahan prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi Ade untuk terus belajar, percaya diri dan tidak mudah menyerah,” ujar Maksum kepada MaduraPost, Selasa (18/8) malam di Sumenep.
Menurut Maksum, pengalaman mengikuti kompetisi sejak usia dini diharapkan dapat membantu membentuk keberanian dan rasa percaya diri Ade Dimas. Ia pun berharap putranya dapat menikmati setiap proses tanpa menjadikan hasil perlombaan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
Capaian Ade Dimas juga menjadi kebanggaan bagi TK A Pembina Negeri Kabupaten Sumenep. Sebagai siswa jenjang TK, keberhasilannya meraih posisi teratas dalam kompetisi bidang Sains menjadi pengalaman berharga dalam proses pengembangan potensi akademiknya.
Dengan status sebagai juara 1 Rayon Sumenep, peraih medali emas, dan nilai sempurna 100, Ade Dimas selanjutnya akan membawa hasil tersebut ke tahap berikutnya.
Ia dijadwalkan melanjutkan perjuangan pada Grand Final VENUS Kompetisi Ke-4 tingkat nasional. Babak tersebut menjadi kesempatan bagi Ade Dimas untuk kembali menguji kemampuannya dan membawa nama Sumenep pada kompetisi tingkat nasional.
Bagi Ahmad Maksum dan keluarga, keberhasilan tersebut menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang. Medali emas yang diraih Ade Dimas diharapkan bukan menjadi tujuan akhir, melainkan pijakan untuk terus menumbuhkan semangat belajar dan keberanian berprestasi.***