Bagi Ade Dimas, keberhasilan menjadi juara 1 dengan nilai sempurna menjadi capaian yang membanggakan di usia pendidikan yang masih sangat dini. Prestasi itu juga menjadi pengalaman penting sebelum menghadapi persaingan pada tingkat nasional.

Orang tua Ade Dimas, Ahmad Maksum, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih putranya. Ia mengatakan keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Ade Dimas untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuannya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Ade Dimas bisa mendapatkan juara 1 dan medali emas. Ini menjadi kebanggaan bagi kami sebagai orang tua. Mudah-mudahan prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi Ade untuk terus belajar, percaya diri dan tidak mudah menyerah,” ujar Maksum kepada MaduraPost, Selasa (18/8) malam di Sumenep.

Menurut Maksum, pengalaman mengikuti kompetisi sejak usia dini diharapkan dapat membantu membentuk keberanian dan rasa percaya diri Ade Dimas. Ia pun berharap putranya dapat menikmati setiap proses tanpa menjadikan hasil perlombaan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

Capaian Ade Dimas juga menjadi kebanggaan bagi TK A Pembina Negeri Kabupaten Sumenep. Sebagai siswa jenjang TK, keberhasilannya meraih posisi teratas dalam kompetisi bidang Sains menjadi pengalaman berharga dalam proses pengembangan potensi akademiknya.

Dengan status sebagai juara 1 Rayon Sumenep, peraih medali emas, dan nilai sempurna 100, Ade Dimas selanjutnya akan membawa hasil tersebut ke tahap berikutnya.

Ia dijadwalkan melanjutkan perjuangan pada Grand Final VENUS Kompetisi Ke-4 tingkat nasional. Babak tersebut menjadi kesempatan bagi Ade Dimas untuk kembali menguji kemampuannya dan membawa nama Sumenep pada kompetisi tingkat nasional.

Bagi Ahmad Maksum dan keluarga, keberhasilan tersebut menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang. Medali emas yang diraih Ade Dimas diharapkan bukan menjadi tujuan akhir, melainkan pijakan untuk terus menumbuhkan semangat belajar dan keberanian berprestasi.***