“Terima kasih kepada seluruh pihak, baik pemerintah daerah, panitia, maupun masyarakat yang telah ikut mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Insyaallah, tahun depan akan kita buat lebih meriah lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengingatkan bahwa perbedaan partai maupun pilihan politik merupakan bagian dari dinamika demokrasi.
Namun, perbedaan tersebut tidak semestinya menjadi penghalang bagi seluruh elemen daerah untuk bekerja bersama demi kemajuan Sumenep.
“Pagi ini kita tunjukkan, politik itu bukan soal perbedaan, politik itu soal kebersamaan. Kita jalan bareng, sehat bareng, untuk Sumenep bareng-bareng,” katanya.
Fauzi menekankan, kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah diperlukan agar arah kebijakan serta pelaksanaan pembangunan berjalan beriringan.
Menurut dia, kepentingan masyarakat harus menjadi pijakan utama dalam menjalankan tugas masing-masing lembaga.
“DPRD dan Pemkab harus satu langkah, satu keringat, satu tujuan. Kalau kita sehat, kerja kita untuk rakyat jadi lebih kuat,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu mendekatkan pejabat publik dengan warga tanpa dibatasi suasana formal.
Interaksi di ruang terbuka, kata Fauzi, dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih akrab sekaligus menumbuhkan gagasan bagi pembangunan daerah.