Di balik seragam sekolah yang dikenakannya setiap hari, tersimpan perjuangan yang tidak terlihat oleh banyak orang. Setiap kue yang dijual, setiap jam kerja yang dijalani, hingga setiap malam yang dihabiskan untuk belajar menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju gerbang perguruan tinggi.
Kini, langkah baru telah menantinya di Universitas Trunojoyo Madura.
Perjalanan itu tentu belum selesai. Tantangan yang lebih besar masih menunggu di dunia perkuliahan. Namun, dengan keteguhan hati dan semangat pantang menyerah yang telah ditempa sejak bangku sekolah, Fatimatus optimistis mampu melewati setiap proses yang akan dihadapinya.
Bagi putri seorang tukang ojek dari Desa Tamberu Barat itu, toga kelulusan SMA bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk mewujudkan mimpi yang lebih besar.
Dan bagi banyak orang yang mendengar kisahnya, Fatimatus Zahroh telah membuktikan bahwa mimpi tidak pernah memilih siapa yang boleh meraihnya. Mimpi hanya akan berpihak kepada mereka yang berani bekerja keras, bersabar dalam setiap keterbatasan, serta tidak pernah berhenti berjuang meski hidup berjalan dengan segala kesederhanaannya.