Sayangnya, Yanto malah mendapatkan kabar buruk. Ia ditinggal kabur oleh S. Yanto pun bingung, akhirnya dia melaporkan peristiwa itu ke polisi di tahun yang sama.
"Jadi saya, hanya dijanjikan saja," kata Yanto pada media saat diwawancara eksklusif, Kamis (16/11).
Baca Juga:Bangga! 6 Pengurus DPC PWRI Sumenep Ikuti UKW 2022, 5 Diantaranya Sudah Lolos di Tahun 2021
Lebih jauh, Yanto memaparkan kapan transaksi itu terjadi, yakni pada bulan Mei 2021 lalu, tepat sore hari.
Yanto dan anaknya, W dan S, disaksikan oleh kedua teman S kala itu, sudah melakukan transaksi di rumah korban alias Yanto.