SUMENEP, MaduraPost - Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengajak seluruh jajaran birokrasi menjadikan doa sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Melalui pembacaan Surat Al-Waqi’ah sebanyak 111.111 kali, pemerintah daerah berharap ikhtiar bersama itu membawa keberkahan bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung serentak pada 22–30 Oktober 2026. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa dilibatkan dalam agenda keagamaan tersebut.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menilai, kegiatan ini bukan sekadar rangkaian seremonial peringatan hari besar daerah.

Pembacaan Al-Waqi’ah juga menjadi wujud rasa syukur sekaligus doa bersama agar pembangunan Sumenep berjalan lancar dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

“Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa untuk berpartisipasi aktif dan melaksanakan kegiatan ini dengan penuh keikhlasan,” kata Bupati Fauzi, Selasa (20/10).

Arahan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 44 Tahun 2026 tentang Pembacaan Surat Al-Waqi’ah. Dalam ketentuan itu, setiap badan, dinas, dan kecamatan diminta menuntaskan 30 kali bacaan. Sementara itu, setiap bagian di lingkungan Sekretariat Daerah mendapat porsi 10 kali bacaan.

Keterlibatan juga diperluas hingga unit kerja di bawah dinas. Setiap unit pelaksana teknis (UPT) pada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan diminta melaksanakan pembacaan Surat Al-Waqi’ah sebanyak 20 kali.

Adapun para camat bertugas meneruskan informasi kegiatan kepada pemerintah desa di wilayah masing-masing agar partisipasi tidak berhenti di lingkungan kantor pemerintahan kabupaten.