SUMENEP, MaduraPost - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah menuntaskan distribusi bantuan hibah kendaraan roda tiga kepada kelompok tani (poktan) penerima.

Program tersebut menelan anggaran sebesar Rp513 juta sebagai bagian dari upaya memperkuat sarana pendukung sektor pertanian.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, seluruh unit kendaraan yang diadakan melalui program hibah sudah diterima oleh kelompok tani sesuai daftar penerima yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

"Sudah disalurkan," ujar pria yang akrab disapa Inung ini, Senin (29/6).

Inung menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada kelompok tani yang berada di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, kendaraan roda tiga itu diproyeksikan untuk mempermudah aktivitas petani, mulai dari mengangkut hasil panen hingga membawa kebutuhan sarana produksi pertanian ke lokasi lahan.

"Itu untuk menunjang mobilitas serta pengangkutan hasil panen maupun sarana produksi pertanian," katanya.

Di sisi lain, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, mengingatkan agar proses penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran. Ia menilai kendaraan hibah harus dimanfaatkan sesuai fungsi utamanya, yakni mendukung kegiatan pertanian.

Menurut Juhari, program tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap petani sehingga manfaatnya harus dirasakan langsung oleh kelompok penerima.

"Yang tidak kalah penting adalah memastikan penerimanya benar-benar kelompok tani yang membutuhkan dan kendaraan yang diberikan benar-benar mendukung aktivitas pertanian, bukan dialihkan untuk kepentingan lain," tegasnya.

Selain itu, ia mendorong DKPP Sumenep untuk melakukan pengawasan dan evaluasi secara rutin terhadap penggunaan kendaraan hibah tersebut.

Langkah itu dinilai penting agar bantuan benar-benar mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus berkontribusi terhadap kesejahteraan petani.

"Harus ada evaluasi ke depan, apakah kendaraan itu digunakan sebagaimana mestinya atau tidak. Itu harus dipastikan," pungkasnya.***