"Yang tidak kalah penting adalah memastikan penerimanya benar-benar kelompok tani yang membutuhkan dan kendaraan yang diberikan benar-benar mendukung aktivitas pertanian, bukan dialihkan untuk kepentingan lain," tegasnya.

Selain itu, ia mendorong DKPP Sumenep untuk melakukan pengawasan dan evaluasi secara rutin terhadap penggunaan kendaraan hibah tersebut.

Langkah itu dinilai penting agar bantuan benar-benar mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus berkontribusi terhadap kesejahteraan petani.

"Harus ada evaluasi ke depan, apakah kendaraan itu digunakan sebagaimana mestinya atau tidak. Itu harus dipastikan," pungkasnya.***