Tak hanya itu, Nur Faizin juga mendorong pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi diperketat agar distribusinya benar-benar tepat sasaran serta mampu mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan subsidi.

Ia menilai, jika persoalan ini terus berlarut, dampaknya akan meluas ke berbagai sektor yang sangat bergantung pada pasokan BBM, mulai dari nelayan, petani, pelaku UMKM hingga sektor transportasi.

"Kalau kondisi ini terus berlangsung, yang dirugikan bukan hanya masyarakat umum, tetapi juga nelayan, petani, pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) hingga sektor transportasi yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM. Pemerintah harus hadir memberikan solusi secepatnya," pungkasnya.***