Dzul menegaskan, sebagai aparatur sipil negara dirinya siap menjalankan tugas di mana pun ditempatkan. Ia menyebut penugasan yang diberikan pimpinan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kita harus siap di mana saja. Di mana saja ditempatkan oleh Bupati, berarti itu yang terbaik bagi kita. Yang terpenting adalah tetap bekerja dengan baik sehingga bisa membawa nama baik Kabupaten Sumenep ke depan,” tegasnya.

Kepercayaan yang diberikan Bupati Fauzi kepada dirinya untuk memimpin DPMD, lanjut Dzul, akan dijadikan motivasi untuk memperkuat pembinaan pemerintahan desa sekaligus mempersiapkan tahapan Pilkades secara matang.

Ia memastikan seluruh proses akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi, profesionalisme, dan netralitas.

“Ya, saya sudah diberikan tugas oleh Bapak Bupati untuk melaksanakan Pilkades secara jujur, aman, dan sukses,” ucapnya.

Dengan pengalaman yang dimilikinya, mulai dari memimpin Camat, Kepala Bakesbangpol hingga mengemban tugas sebagai Plt Kepala Disperkimhub, Dzul dinilai memiliki kapasitas yang cukup untuk menghadapi dinamika pemerintahan desa yang kompleks.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dirinya dipercaya mengisi posisi strategis di DPMD Sumenep menjelang pelaksanaan Pilkades 2027.

Ke depan, DPMD Sumenep akan memegang peran sentral dalam memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai regulasi, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan politik di tingkat desa.

Tantangan itulah yang kini berada di pundak Achmad Dzulkarnain sebagai nahkoda baru DPMD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.***