"Tan taretan Madura, salam settong dara dari Madura (saudara-saudara Madura, salam satu darah dari Madura, red)," kata Haji Her dalam sambutannya memakai Bahasa Madura.

Kehadiran para tokoh kerajaan tersebut melengkapi rangkaian MEC 2026 yang sejak awal dirancang tidak hanya sebagai pertunjukan karnaval, tetapi juga sebagai ruang pertemuan budaya.

Dengan Keraton Sumenep sebagai tema utama, gelaran tahun keempat MEC itu membawa sejarah dan identitas keraton ke tengah ruang publik sekaligus mempertemukan unsur kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia.***