Empat kampus yang menjalin kerja sama yakni Universitas Annuqayah (UNA), Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Sumenep, serta Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Sumenep.

Menurut Ainul Yakin, kerja sama tersebut menjadi salah satu program prioritas selama masa kepengurusannya.

"Kami ingin memastikan kader IPNU dan IPPNU tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki akses yang lebih besar terhadap pendidikan tinggi. Kerja sama dengan empat kampus ini merupakan langkah awal untuk membangun ekosistem kaderisasi yang berkelanjutan melalui jalur beasiswa," tegasnya.

Hal senada disampaikan Putri Ramadani. Ia berharap program beasiswa dapat mendorong kader, terutama pelajar putri, agar semakin termotivasi meraih prestasi.

"Kami berharap program beasiswa ini dapat menjadi motivasi bagi kader, khususnya pelajar putri, agar terus berprestasi. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk melahirkan generasi NU yang cerdas, mandiri, dan siap mengabdi kepada agama, bangsa, serta daerah," tambahnya.

Acara pelantikan turut menghadirkan Dr. K.H. Muhammad Shalahuddin A. Warits, M.Hum. sebagai keynote speaker. Hadir pula Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep K.H. Md. Widadi Rahim, jajaran PCNU, badan otonom NU, akademisi, tokoh masyarakat, serta sejumlah organisasi kepemudaan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep, K.H. Md. Widadi Rahim, mengingatkan agar kepengurusan yang baru segera membuktikan kiprahnya melalui program-program nyata.

"Jangan berhenti pada pelantikan. Jadikan amanah ini sebagai awal kerja-kerja organisasi yang nyata. Hadirkan program yang menyentuh kebutuhan pelajar, perkuat kaderisasi, dan terus jalin kolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan umat, daerah, dan Nahdlatul Ulama," pesannya.***