“Media adalah mitra pembangunan. Aspirasi yang disampaikan rekan-rekan wartawan akan kami dorong melalui mekanisme yang berlaku agar dapat diteruskan kepada pihak terkait,” kata Alan.
Alan juga memberikan pandangannya terkait pernyataan Presiden Prabowo yang disampaikan dalam peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Saya hadir saat itu. Kami sepakat bahwa wartawan bukanlah ‘Londo Ireng’. Menurut pemahaman saya, yang dimaksud Presiden adalah oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan, tetapi justru merusak tatanan demokrasi di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Rudi Kurniawan, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan gabungan organisasi wartawan dengan meneruskannya kepada DPR RI.
“Kami sepakat bahwa seluruh aspirasi yang menjadi tuntutan rekan-rekan wartawan di Kabupaten Sampang akan kami sampaikan kepada DPR RI melalui mekanisme yang berlaku,” kata Rudi saat menemui massa aksi di depan Kantor DPRD Kabupaten Sampang.
Aksi damai berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Setelah menyampaikan orasi dan menyerahkan pernyataan sikap, massa aksi membubarkan diri dengan harapan aspirasi yang mereka sampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat serta memperkuat komitmen terhadap penghormatan atas kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia.