SUMENEP, MaduraPost - Meningkatnya arus wisatawan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) memperkuat langkah pengelolaan kebersihan di berbagai objek wisata.
Kenaikan jumlah pengunjung dinilai tidak hanya memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah, tetapi juga berpotensi meningkatkan produksi sampah di kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.
Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Sumenep, Andri Zulkarnain mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah pencegahan dengan menjalin koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta pengelola wisata swasta guna memastikan kebersihan destinasi tetap terjaga selama masa liburan.
Menurutnya, lonjakan wisatawan pada musim libur hampir selalu beriringan dengan bertambahnya volume sampah yang ditinggalkan pengunjung.
Oleh karena itu, kesiapan personel kebersihan dan dukungan fasilitas menjadi faktor penting untuk menjaga kenyamanan wisatawan.
“Momen libur memang membuat kunjungan wisata meningkat. Hal itu tentu akan menimbulkan timbunan sampah yang cukup banyak," ujar Andri, Kamis (4/6).
"Kami sudah berkoordinasi dengan DLH maupun operator swasta untuk lebih meningkatkan penyediaan tenaga kebersihan maupun sarana dan prasarana seperti tempat sampah kontainer untuk menampung dan memindahkan sampah,” kata dia menambahkan.
Ia berharap langkah antisipatif yang dilakukan dapat menjaga kebersihan kawasan wisata di Sumenep sehingga para wisatawan tetap merasa nyaman selama menikmati libur Iduladha.
Selain memperkuat layanan kebersihan, Disbudporapar juga mengajak seluruh pengunjung untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Kesadaran wisatawan dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.***