SUMENEP, MaduraPost - Pembangunan Masjid Syafaatul Qur’an di lingkungan Sekolah Dasar Tahfidz dan Tahsin Qur’an (SDT2Q) Insan Permata Mulia resmi dimulai.
Peletakan batu pertama dilakukan pada Senin pagi, 1 Juni 2026, usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di sekolah setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus Yayasan Birrul Walidain Sumenep, komite sekolah, dewan guru, wali murid, serta sejumlah tokoh masyarakat sekitar.
Acara diawali dengan pembacaan Simtudduror, kitab berisi syair, sholawat, serta kisah perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW.
Suasana religius dan khidmat mewarnai prosesi sebelum para pengurus yayasan dan tamu undangan melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan masjid.
Ketua Yayasan Birrul Walidain Sumenep, Muhammad Mudhar Beik mengatakan, pembangunan Masjid Syafaatul Qur’an merupakan bagian dari ikhtiar yayasan dalam memperkuat sarana pendidikan dan dakwah berbasis Al-Qur’an.
Menurut dia, setelah memulai pembangunan Musala Birrul Walidain MDTQ di kawasan Rampak Indah, yayasan kini kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan rumah ibadah lainnya.
"Kembali Yayasan Birrul Walidain Sumenep yang mengelola SDT2Q Insan Permata Mulia serta MDTQ Birrul Walidain kini membuka peluang amal saleh kembali. Di samping membangun Musala Birrul Walidain MDTQ di Rampak Indah, saat ini kita juga memulai pembangunan Masjid Syafaatul Qur'an di lingkungan SDT2Q Insan Permata Mulia," ujarnya, Senin (1/6).
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi dalam pembangunan tersebut.