Ia menjelaskan, peserta dapat memanfaatkan sejumlah layanan kesehatan gratis yang tersedia di lokasi kegiatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan kesehatan wajah, donor darah, hingga senam bersama.

"Kami menggandeng berbagai pihak agar layanan yang diberikan kepada masyarakat lebih maksimal. Ada dukungan dari Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit daerah, hingga klinik kecantikan," katanya.

Menurut Gazali, keterlibatan berbagai instansi tersebut merupakan bentuk komitmen UNIRA dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat.

"Kami berharap Dies Natalis ini tidak hanya menjadi momentum perayaan kampus, tetapi juga menjadi sarana pengabdian yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," tuturnya.

Selain sektor kesehatan, UNIRA juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk ikut meramaikan kegiatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"UNIRA ingin terus berkontribusi dalam mendorong perkembangan UMKM agar semakin maju dan mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang ada," tambahnya.

Gazali menuturkan, semangat tersebut sejalan dengan tema Dies Natalis ke-48 UNIRA yang mengusung nilai TEDUH, yaitu Teladan, Elaboratif, Dedikatif, Unggul, dan Humanis sebagai landasan dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi.

Sementara itu, Sekda Pamekasan Taufikurrachman memberikan apresiasi atas kontribusi UNIRA dalam mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"UNIRA telah memberikan kontribusi yang besar bagi daerah, terutama dalam mencetak generasi yang berkualitas dan berdaya saing. Banyak alumninya yang kini berkiprah di berbagai sektor pembangunan," ungkapnya.