SUMENEP, MaduraPost - Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kembali dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, bersama perusahaan migas untuk menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat kepulauan.
Program layanan transportasi laut tersebut diperuntukkan bagi warga dengan tujuan Pulau Kangean dan Sapeken. Jumlah penumpang yang diperkirakan mengikuti program itu mencapai sekitar 300 hingga 400 orang.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Sumekar Reborn, Muhammad Romli, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan hasil sinergi antara SKK Migas, perusahaan migas di wilayah Sumenep, dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“SKK Migas bersama Kangean Energy Indonesia, Medco Energi, HCML, Petronas, dan Pemkab Sumenep memberikan dukungan tiket gratis bagi masyarakat kepulauan,” katanya, Rabu (27/5).
Dalam pelaksanaannya, PT Sumekar Reborn mendapat tanggung jawab menyediakan armada transportasi laut sesuai jadwal pelayaran reguler yang selama ini beroperasi.
Romli berharap keberadaan mudik gratis itu bisa meringankan beban warga kepulauan yang ingin pulang kampung untuk merayakan Iduladha bersama keluarga.
“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan program ini dengan baik sehingga perjalanan mudik berlangsung lancar dan aman,” ujarnya, Selasa 26 Mei 2026.
Di sisi lain, Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menilai program tersebut sebagai bentuk perhatian bersama terhadap kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah kepulauan.
Ia menuturkan, menjelang hari besar keagamaan, aktivitas perjalanan antarpulau biasanya mengalami peningkatan sehingga bantuan transportasi dinilai sangat membantu masyarakat.
“Kolaborasi ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama warga kepulauan yang akan pulang ke kampung halaman,” katanya.
Menurut Dzulkarnain, kerja sama pemerintah daerah dengan sektor industri menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di daerah kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Pemkab Sumenep pun berharap program serupa dapat terus dilaksanakan pada momen tertentu agar masyarakat memiliki akses perjalanan yang lebih mudah, aman, dan terjangkau.
“Kami berharap warga dapat mudik dengan nyaman tanpa terbebani biaya transportasi,” tandasnya.***