Dari peristiwa wafatnya ini, terungkap jika KH. Abdul Hamid memiliki sebuah karamah yakni jasadnya tetap beribadah dalam kubur, yang menandakan insyarat ketekunan mencari dan menimba ilmu.

Setiap tanggal 17 Ramadan, haul akbar pesantren dan para alumni diadakan untuk mendoakan pesantren serta Almarhum KH. Abdul Hamid bin Itsbat.

Kisah tentang KH. Abdul Hamid menjadi bagian dari warisan spiritual yang memperkaya khazanah keislaman, dan terus menjadi inspirasi bagi banyak orang hingga saat ini.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa kebesaran dan keajaiban tak terbatas Allah SWT bisa dimanifestasikan melalui hamba-Nya yang saleh seperti KH. Abdul Hamid.***