Dialog ini akan membantu menghilangkan kesalahpahaman dan membangun kepercayaan.
Penting bagi seorang guru untuk tidak takut dan tidak mencap wartawan sebagai "tukang peras."
Baca Juga:Politisi PAN, Slamet Ariyadi Mengajak Ummat Islam Membaca Qunut Nazilah Untuk Kemenangan Palestina
Dengan memahami peran dan tugas wartawan, meningkatkan literasi media, serta menjalin kolaborasi dan dialog terbuka, guru dan wartawan dapat bekerja sama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menghilangkan stigma negatif adalah langkah penting untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dan mendukung tugas mulia masing-masing profesi.***
*Penulis adalah Redaktur MaduraPost