"Dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, konten hoaks juga jadi lebih cepat beredar,” kata Andre.
Melalui penguatan kapasitas dalam verifikasi fakta, kata dia, dapat membantu media lokal menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas. Sehingga dengan sendirinya berkontribusi memenuhi hak masyarakat mendapatkan informasi yang berkualitas.
Baca Juga:Ratusan SD Tidak Miliki Kepala Sekolah Definitif! Begini Instruksi Bupati Untuk Disdik Sumenep
“Kemampuan cek fakta juga merupakan peluang profesi baru bagi teman-teman jurnalis,” tambahnya seraya mencontohkan media nasional seperti Tempo.co, Kompas.com, dan Liputan 6 memiliki kanal khusus cek fakta dan dikerjakan oleh jurnalis dan pemeriksa fakta.