Mayat korban pertama kali ditemukan Asrawi dan Hendra. Kedua orang ini adalah warga setempat.
Saat melihat mayat di bibir pantai, mereka berdua langsung berteriak minta tolong. Alhasil, warga lain berbondong-bondong mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung mengangkat mayat korban.
Baca Juga:Atap RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Ambruk, Direktur Erliyati : Alhamdulillah Tidak Ada Korban Jiwa
Mayat korban kemudian dibawa warga ke rumah duka. Encong sendiri alias korban adalah warga asli Dusun Pangloros, RT 02/ RW 02, Desa Gapurana, Kecamatan setempat.
Kesehariannya bekerja sebagai petani. Nahas, pada hari itu akibat penyakitnya kambuh dia meninggal tak wajar.