"Selanjutnya, petugas bersama warga mengevaluasi mayat tersebut ke RSUD Moh Anwar untuk dilakukan autopsi," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengungkapkan, Senin (16/5).
Dari hasil Visum et Repertum (VeR) diketahui bahwa mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki memakai baju merah lengan panjang pada saku kiri (warna biru dongker) bertuliskan OPAK 2014, celana dalam warna coklat krem dan memakai gigi palsu bagian atas.
Baca Juga:Kucuran Angaran DBHCHT, Buruh Pabrik dan Petani Tembakau di Sumenep Akan Terima BLT Rp 1,2 Juta
"Dalam tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya, mayat tersebut langsung dibawa ke pemakaman umum Desa Pandian untuk dikebumikan," kata Widiarti lebih lanjut.