Pihaknya mengatakan, Pemerintah Desa (Pemdes) Basoka berjanji akan memasang penanda di samping tebing jalan yang ambrol. Tujuannya, agar masyarakat atau pengguna jalan lebih waspada saat melintasi jalan tersebut.
"Kami berharap kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep bisa dialokasikan agaran untuk perbaikan tersebut. Sebab, jika hanya dari desa pastinya kurang memadai," pintanya.
Baca Juga:Perjanjian di Atas Matrai, Polisi dan Kuasa Hukum Kafe Kontoversial Ini Adu Kepastian Soal Room
Sementara Babinsa Desa Basoka, Serma M Maksum, langsung mendatangi lokasi kejadian. Sebab, khawatir terjadi bencana alam yang lebih parah.
"Bersama masyarakat dan Pemdes, perlu dipasang penanda bahaya agar tidak dilewati," jelasnya.