Meski polisi menyatakan korban meninggal dunia karena sakit, namun santer kabar jika perempuan tersebut diduga bunuh diri setelah dinikahkan secara siri.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kolo-Kolo, Mahfudz saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya tidak ada respon, meskipun nada dering telponnya terdengar aktif.
Baca Juga:Pengasuh Pondok Pesantren di Kangean Sumenep Jadi Predator Seks, 4 Santriwati Sudah Diperiksa
Ditambah, saat didatangi ke rumahnya di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, mantan guru sekolah dasar tersebut tidak sedang berada di rumahnya, dengan alasan sedang ada kepentingan.