"Ditakutkan nanti dikemudian hari ada sesuatu pada pandemi itu, kemudian menyalahkan pihak sekolah," terangnya.
Bagi sekolah yang menerapkan PTM uji coba tersebut, lanjutnya, diharapkan agar setiap ruang kelas minimal terisi separuh dari beberapa murid yang ada.
Baca Juga:Fenomena Bunyi Dentuman Keras dari Dalam Tanah Bikin Panik Warga, BPBD Sumenep Sebut Begini
"Minimal separuh siswa masuk, separuhnya lagi di hari berikutnya," pintanya.
Sementara itu, untuk sekolah yang berdekatan untuk tidak memberikan jam masuk siswa secara bersamaan, agar tidak terjadi penumpukan kerumunan.
"Misal SMP 1 masuk pukul 06.30 WIB, lalu SMP 2 masuk pukul 07.00 WIB," pungkasnya. (Mp/al/kk)