"Kami akan menghadap langsung ke Pamekasan, untuk mengantisipasi Banjir susulan terutama untuk keselamatan warga," jelas Jailani via sambungan telfon selulernya.

Jailani juga mengatakan, sudah ada korban kerugian berupa kayu jati untuk mebel yang terhanyut banjir bandang tersebut.

"Kerugiannya mencapai Rp 40.000.000,-. Maka oleh karena itu, kami berharap kepada Pemerintah untuk bisa membatunya," harapnya. (Mp/liq/nir/kk)