"Kami akan menghadap langsung ke Pamekasan, untuk mengantisipasi Banjir susulan terutama untuk keselamatan warga," jelas Jailani via sambungan telfon selulernya.
Jailani juga mengatakan, sudah ada korban kerugian berupa kayu jati untuk mebel yang terhanyut banjir bandang tersebut.
Baca Juga:Sambut Idul Fitri 2026, Kades Tentenan Timur Ajak Warga Kembali ke Fitrah dan Perbaiki Diri
"Kerugiannya mencapai Rp 40.000.000,-. Maka oleh karena itu, kami berharap kepada Pemerintah untuk bisa membatunya," harapnya. (Mp/liq/nir/kk)