"Kalau sampe satu Minggu umpamanya mereka tidak pulang dari malang, Pamekasan bisa jadi kota mati," Kata Halili, Sabtu (20/11/2020).
Bukan hanya sekedar mobil telur, Tapi masyarakat juga ingin tahu sejauh mana perkembangan kasus mobil SiGAP yang ditangani Kejaksaan Negeri Pamekasan.
Baca Juga:Warga Pamekasan Kehilangan Barang di Masjid Baiturrohman Sluke Rembang, Kini Sudah Lapor Polisi
"Semoga aja para mereka segera kembali ke Pamekasan, Biar Pamekasan tidak seperti kota mati," Harapnya. (Mp/uki/rul)