PAMEKASAN, Madurapost.net - Genap sudah setahun lamanya kepemimpinan Kades Panaan Muhammad Ali, pertanggal 08 Oktober 2020 berdasarkan surat keputusan.

Muhammad Ali adalah sosok pemimpin yang kharismatik, jujur, adil, bersahaja, humoris dan merakyat, tidak pernah terbesit perbedaan pelayanan antara lawan maupun kawan, semuanya sama. Seperti kata pepatah, duduk sama rata, berdiri sama tinggi. Berat sama dipikul ringan sama dijinjing.

Terbukti, dalam 360 hari kerja banyak prestasi yang diraihnya. Baik dari pembangun infrastruktur, sosial, keagamaan, pendidikan, serta kegiatan extrakurikuler lainnya.

Di bidang infrastruktur, terbukti banyak pengerjaan yang telah direalisasikan, diantaranya, 1 jalan beton, 3 saluran air, 7 sumur bor, 2 tembok penahan tanah, Juga pengerjaan 28 program sandes padat karya dari kementerian PUPR, dinyatakan terbaik urutan ke tiga belas se Indonesia.

Dibidang sosial keagamaan, setiap malam jum'at manisan diadakannya kegiatan khotmil qur'an, dan senandung sholawat burdah di balai desa. Semua itu, berharap agar desa selamat, aman, sejahtera. Serta, mendoakan para warga dan leluhur yang sudah mendahului tanpa terkecuali.

Ketersedian perpustakaan dan layanan wifi desa, merupakan sarana dalam menunjang pendidikan generasi bangsa di Desa Panaan. Didalam sulitnya ekonomi di masa pandemi covid-19 pada saat proses belajar berbasis daring.

Extrakurikuler dan keterampilan merupakan kewajiban Kades Muhammad Ali dalam membentuk karakteristik pemuda desa yang baik dan tangguh. Seperti dibidang seni dan bela diri, sehingga diadakannya kegiatan latihan pencak silat dibuka untuk umum tiap malam sabtu dan rabu bertempat di balai desa setempat.

Dalam pelbagai kesejahteraan jadi atensi khusus bagi Kades Muhammad Ali demi memakmurkan rakyatnya. Pada covid-19, desa kecil ini menganggarkan sebanyak 185 penerima BLT-DD. Ratusan penerima BST dan BPNT, serta Ratusan Program Keluarga Harapan (PKH).

Berbagai inovasi dan kreasi terus digali dan direalisasikan. Tiada hari yang terlewatkan demi kepentingan khalayak ramai. Semua itu, agar masyarakat dapat menikmati dan merasakan kepemimpinannya selama ini.

Tentunya, bila masyarakat makmur dan sejahtera keamanan di desa dapat terkontrol ketertibannya, seiring dan sejalan kerja sama yang baik dengan linmas, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh ulama' serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Sehingga menjadikan Desa Panaan yang Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghafur.

Tentunya, seorang pemimpin seperti inilah yang didambakan selama ini di Desa Panaan.

"Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Taala. Saya sudah setahun lamanya menjalankan amanah rakyat ini, semoga barokan dan dapat dirasakan oleh warga. Jika sekiranya dalam masa setahun ini ada yang kurang memuaskan, tolong beri tahu kami, bimbinglah kami karena tanpa bimbingan masyarakat, apalah arti diri saya ini," kata Kades Muhammad Ali. Rabu, (14/10/2020).

Sosial ekonomi diharapkan, lanjut Muhammad Ali, tumbuh subur baik di bidang perdagangan hingga pertanian. Dirinya tidak mau hasil tanah percaton yang ada di desanya dinikmati sendiri dan itu milik bersama.

"Alhamdulillah hasil pertanian dari tanah percaton seperti gabah dan lainnya, tidak saya bawa kerumah, saya letakkan di balai desa sebagai persediaan ketahanan pangan desa. Semua itu bisa di masak dan di shodakohkan ketika ada kegiatan keagamaan, seperti kegiatan khotmil qur'an di balai desa dan warga yang sangat membutuhkan karena betul-betul tidak mampu," pungkas Kades Alih. (Mp/rai/kk)