SUMENEP, Madurapost.net - Bangkitkan semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), MH Said Abdullah ajak warga hidupkan semangat saling bantu.

"Dulu, ketika ada yang bangun rumah, pasti banyak yang datang untuk membantu. Hidupkan semangat dan prinsip ini lagi. Saat ini, ayo gotong royong bangun desa," terang Ketua Badan Anggaran DPR RI ini, Selasa (13/10).

Untuk diketahui, MH Said Abdullah melakukan reses di Desa Gelugur, Kecamatan Batuan dan Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dalam reses itu, dia menjelaskan, partisipasi publik dalam pembangunan daerah, termasuk desa, merupakan pilar penting. Menurutnya, perhatian dari pemerintah pusat dan daerah jangan sampai menghilangkan partisipasi publik (warga) dalam membangun desa.

"Semangat gotong royong jangan sampai terkikis. Adanya dana dari pusat maupun daerah jangan mengurangi sedikit pun semangat berbagi pikiran, tenaga, maupun dana untuk bersama-sama memajukan desa," jelasnya.

Said yang ditemani para habaib tersebut juga menyampaikan tugas dan fungsinya sebagai anggota DPR. Diantaranya membawa aspirasi masyarakat ke gedung senayan.

"Mari sampaikan kepada saya apa pun yang menjadi persoalan atau keinginan masyarakat. Kalau bisa ditangani oleh saya akan langsung diselesaikan dan hal yang tidak bisa akan saya bawa ke gedung senayan," ajaknya.

Seperti di Desa Gelugur, perwakilan warga yang berkesempatan menyampaikan aspirasinya mengungkapkan, akhir-akhir ini masyarakat kesulitan mendapatkan pupuk untuk lahan pertanian mereka. Walau pun ada, hanya cukup untuk warga yang tergabung dalam kelompok tani.

Selain itu, warga juga mengeluhkan harga tembakau yang tahun ini tidak cukup menggembirakan. Mereka pun berharap tidak ada permainan di tingkat calo dan tengkulak agar harga tembakau bisa sesuai harapan.

Lain halnya dengan harapan para pemuda. Mereka mengaku senang balap motor dan perbengkelan. Hanya saja tidak punya fasilitas yang memadai. Mereka berharap bisa mendapatkan bantuan alat-alat perbengkelan.

Disamping itu, ibu-ibu PKK yang hadir berharap bisa mendapatkan bantuan berupa alat jahit dan peralatan memasak. Alasannya, selama ini setiap ada acara mereka harus menggunakan jasa katering dari luar.

Kemudian, di Desa Gadding, warga setempat mengeluhkan kondisi jalan poros desa setempat yang belum cukup baik. Mereka juga berharap bantuan untuk perbaikan gedung Polindes, mushalla dan masjid.

Terakhir, MH Said Abdullah menyerahkan bantuan stimulan berupa uang tunai sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada kelompok warga di akhir reses, baik di Desa Gelugur maupun Desa Gadding. (Mp/al/kk)