Ia menekankan bahwa perbaikan kualitas layanan tidak boleh berhenti pada satu momentum saja, melainkan harus dilakukan terus-menerus.
Upaya tersebut dinilai krusial agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang profesional, optimal, serta tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Baca Juga:Road Show DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Sumenep Jadi Titik ke 14 Pelatihan Badan Saksi Pemilu 2024
Momentum setelah Lebaran, lanjutnya, juga dimanfaatkan untuk mempererat soliditas antarpegawai. Kebersamaan di lingkungan kerja diyakini berpengaruh besar terhadap kualitas kinerja dan pelayanan kepada pasien.
“Ini juga menjadi kesempatan untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan seluruh pegawai,” jelas dr. Erliyati.