“Ini tidak jelas jenis kelaminnya. Apa mereka lupa jika saat ini masa pandemi, masa pemulihan sektor ekonomi,” tegasnya.

Sebab itu, mereka meminta agar DPRD Sumenep berkomitmen ikut menolak Omnibus Law yang sudah disahkan oleh DPR RI, Senin (5/10/2020) kemarin.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep, A. Hamid Ali Munir didampingi anggotanya menemui massa aksi. Pihaknya menyatakan siap berkomitmen bersama rakyat serta satu barisan dengan mahasiswa.

“Ini akan menjadi atensi bagi DPRD Sumenep, jadi kami sepakat dengan kalian,” katanya.

Dia juga menegaskan, suara mahasiswa akan segera disampaikan kepada DPR RI. Berikut pernyataan sikap massa aksi.