SUMENEP, MaduraPost - Peringatan Hari Kartini 2026 dimaknai jajaran Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebagai ruang refleksi atas perjuangan emansipasi perempuan yang diwariskan Raden Ajeng Kartini.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, menilai nilai-nilai perjuangan Kartini tetap kontekstual hingga kini, terutama dalam memperkuat kiprah perempuan di berbagai lini, termasuk sektor kesehatan yang menjadi garda pelayanan publik.

Pada tahun ini, peringatan Hari Kartini mengangkat tema Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045.

Tema tersebut menegaskan urgensi pemberdayaan perempuan sebagai fondasi pembangunan nasional sekaligus penjaga masa depan generasi penerus.

Bagi dr. Erliyati, semangat Kartini menjadi energi moral bagi tenaga kesehatan, khususnya kaum perempuan, dalam mengemban tanggung jawab melayani masyarakat.

Ia menekankan bahwa kontribusi perempuan tidak terbatas di ranah domestik, tetapi juga strategis dalam pelayanan publik, termasuk kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Semangat Kartini harus terus kita hidupkan dalam bentuk dedikasi dan tanggung jawab, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur dr. Erliyati, Selasa (21/4).

Lebih lanjut, ia memastikan seluruh tenaga perempuan di RSUDMA Sumenep siap menjalankan amanah pelayanan kesehatan secara maksimal.

Komitmen tersebut, kata dia, selaras dengan visi kepemimpinan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang mengusung tagline “Bismillah Melayani”.

“Kami Kartini-kartini RSUD dr. H. Moh. Anwar siap mengemban tugas mulia “Bismillah Melayani”, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas dia.

Ia menambahkan, kehadiran perempuan di sektor kesehatan tidak hanya sebagai tenaga medis, melainkan juga sebagai motor pelayanan yang mengedepankan empati dan pendekatan humanis berbasis kebutuhan pasien.

Momentum Hari Kartini ini diharapkan semakin memperkokoh peran perempuan dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di RSUDMA Sumenep, sekaligus berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas 2045.

”Selamat memperingati Hari Kartini 2026,” ucap dia.***