SUMENEP, MaduraPost - Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengumumkan hasil verifikasi berkas dalam proses rekrutmen Pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) non-ASN formasi tahun 2026.

Tahap seleksi administrasi ini menyaring ratusan pelamar yang ingin bergabung memperkuat layanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Antusiasme masyarakat terbilang tinggi. Tercatat 873 orang mendaftarkan diri untuk berbagai posisi tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung.

Namun, setelah melalui pemeriksaan dokumen, hanya 411 peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Selebihnya gugur lantaran berkas tidak lengkap atau tidak sesuai ketentuan.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati mengungkapkan, bahwa formasi Perawat S1 Ners menjadi yang paling diminati.

“Formasi Perawat S1 Ners menjadi posisi dengan jumlah pelamar terbanyak. Sebanyak 212 orang tercatat mendaftar untuk formasi tersebut. Dari jumlah itu, 124 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi,” kata dr. Erliyati, Rabu (22/4).

Minat besar juga terlihat pada formasi Perekam Medis. Sebanyak 106 pelamar bersaing untuk tiga kebutuhan formasi, dengan 59 orang dinyatakan lolos tahap administrasi.

Untuk posisi Sarjana Administrasi Rumah Sakit, jumlah pendaftar mencapai 99 orang.

“Namun hanya sembilan peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi,” katanya.

Di formasi Programmer, 79 orang mengajukan lamaran dan 43 di antaranya berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.

Sementara itu, kebutuhan tiga Dokter Umum diikuti 15 pelamar. Dari jumlah tersebut, enam peserta memenuhi syarat administrasi.

Formasi Apoteker diikuti 58 pelamar dengan 38 peserta lolos seleksi berkas. Adapun Ahli Teknologi Laboratorium Medis diminati 85 orang, dan 32 peserta dinyatakan memenuhi ketentuan administrasi.

Untuk formasi Bank Darah Rumah Sakit, seluruh pelamar yang melengkapi dokumen dinyatakan lolos seleksi administrasi. Sedangkan posisi Fisikawan Medis tidak mencatatkan pendaftar.

Pihaknya menegaskan, proses rekrutmen ini menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu layanan kesehatan di RSUD Sumenep. Penambahan tenaga profesional dinilai krusial guna memperkuat kualitas pelayanan bagi masyarakat.

“Sebanyak 411 peserta yang lolos administrasi selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia rekrutmen,” tukasnya.***