Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera turun tangan untuk melerai dan mengamankan situasi. Penanganan kasus kemudian diambil alih oleh Polisi Militer TNI.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Saputra, membenarkan bahwa pihaknya telah memantau peristiwa tersebut.
"Iya (sudah monitor). Sudah ditangani POM," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Saputra, Selasa, 5 Mei 2026.
Penjelasan berbeda disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono. Ia menyebut insiden bermula dari kesalahpahaman saat transaksi yang kemudian berkembang menjadi pertengkaran.