“Takjil yang dijual maupun yang dibagikan secara gratis harus diawasi agar tidak menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Bupati Fauzi, Sabtu (21/2).
Ia menginstruksikan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep untuk melakukan pemantauan secara intensif, termasuk hingga ke level pelayanan kesehatan dasar.
Baca Juga:Politisi Gerindra, Reaktivasi Rel Kereta Api Madura Dianggap Tempat Bupati Sumenep Cari Panggung
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat juga perlu diperkuat melalui jejaring puskesmas agar pesan kehati-hatian tersampaikan secara luas.
“Kami minta Dinkes P2KB menyampaikan imbauan kepada seluruh puskesmas agar diteruskan kepada masyarakat sekaligus melakukan pengawasan di lapangan,” katanya.