Selain meningkatkan pendapatan harian, kegiatan ini juga mempererat interaksi sosial warga dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan.
Pemerintah daerah memandang perputaran uang selama bulan puasa berpotensi meningkat signifikan jika dikelola secara terarah.
Karena itu, bazar juga difungsikan sebagai sarana promosi sekaligus pembelajaran bagi pelaku usaha pemula.
Bupati Fauzi tak lupa mengingatkan seluruh pedagang untuk menjaga kualitas produk. Ia menegaskan aspek kebersihan, higienitas, dan keamanan pangan tidak boleh diabaikan.
Baca Juga:Bupati Sumenep Tidak Keluarkan Surat Imbauan Terkait Warung Nasi yang Buka di Bulan Ramadhan
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama untuk membangun usaha yang berkelanjutan,” ucapnya.