Dugaan tersebut berpotensi menyeret program publik ini ke ranah persoalan etika tata kelola, khususnya terkait relasi antara pengelola program dan media.
Dia menegaskan, bahwa informasi yang disampaikannya dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga:Maharaya Festival 2026 Tak Hanya Pentas Tari, Siapkan Ruang Belajar hingga Lahirkan Karya Baru
“Yang jelas, informasi ini valid. Saya berani bertanggung jawab,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi dugaan tersebut kepada pihak-pihak terkait, termasuk pengelola MBG di Kabupaten Sumenep.***