“Kami ingin memastikan pelaksanaan pemerintahan desa berjalan setara di seluruh wilayah, tanpa ada yang main-main dengan anggaran,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan menjalankan program lain sebelum memastikan Jaga Desa benar-benar memberikan dampak nyata.

Keberhasilan program ini, menurut Indra, akan menjadi landasan bagi pengawasan yang lebih luas di kemudian hari.

“Dengan hadirnya aplikasi Jaga Desa, Kejari Sumenep ingin menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat bahwa uang negara yang dikelola di tingkat desa tidak akan salah arah,” pungkasnya.***