Dana simpanan pokok maupun simpanan wajib dari anggota diharapkan menjadi modal awal yang dikelola secara terbuka dan akuntabel.
Meski begitu, Ramli mengingatkan, bahwa sistem keuangan yang rapi tetap membutuhkan peran aktif warga desa.
Baca Juga:Kilas Balik Kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo Bangun Sumenep Hingga Berkembang Signifikan
Dengan menjadikan BPRS Bhakti Sumekar sebagai mitra utama pengelolaan rekening kas, Pemkab Sumenep berharap KDMP dapat bergerak lebih cepat, transparan, serta mampu menjadi pilar ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.
“Koperasi tidak akan hidup tanpa anggota. Maka kami minta seluruh pengurus mulai dari sekarang mengajak sebanyak mungkin warga bergabung sebagai anggota aktif,” pungkasnya.***