Pernyataan tersebut mendapat sorotan publik, terutama dari komunitas pers yang menilai komentar itu justru meremehkan persoalan serius yang mengancam kerja jurnalistik dan kebebasan informasi.
Meski demikian, Irjen Nanang menyatakan bahwa proses hukum tetap dijalankan terhadap anggota yang terlibat.
Baca Juga:Politik 'Surga dan Neraka' dan Senjata 26 Ribu Ala Slamet Junaidi, Pengamat Politik Sebut ; Norak !
"Kami sudah menindak secara internal terhadap yang bersangkutan," ujarnya lagi.
Ia juga mengingatkan bahwa semua warga negara memiliki posisi yang sama di hadapan hukum.