Dalam kerja sama ini, pihaknya menegaskan, bahwa kolaborasi ini merupakan yang pertama di sektor pertanian yang secara langsung difasilitasi oleh pemerintah daerah.
"Langkah ini menjawab keresahan petani terkait kepastian pasar hasil panen mereka," tegasnya.
Baca Juga:Dinsos P3A Sumenep Siapkan Lahan 5–10 Hektare untuk Sekolah Rakyat demi Putus Mata Rantai Kemiskinan
Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa kolaborasi strategis ini juga berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan jagung di Jawa Timur, yang mencapai sekitar 3 juta ton per tahun.
"Kami optimistis bahwa petani akan mendapatkan jaminan pasar yang stabil. Ini adalah langkah progresif yang diambil DKPP untuk membantu petani," terangnya.