"Saya datang ke rumah D untuk menanyakan dengan baik-baik soal hubungan mereka. Namun, tiba-tiba saya dipegang oleh S dan S, kemudian didorong hingga terjadi keributan," ungkap Sulastri pada media, Jumat (30/8).
Seorang saksi mata, Muhammad Astoto, yang juga merupakan warga setempat, mengungkapkan bahwa awalnya hanya terjadi pertengkaran verbal.
Baca Juga:Harga Jagung Sering Anjlok Setiap Tahun, Anggota Komisi II DPRD Sumenep Akan Usulkan Skema Subsidi
Namun, situasi dengan cepat memanas hingga terjadi kontak fisik yang menyebabkan Sulastri jatuh.
"Saya sempat memperingatkan S agar tidak menggunakan kekerasan, namun tampaknya emosi mereka sudah tak terkendali," ujar Astoto.