Selain itu pelatihan ini dapat meningkatkan kreativitas berwirausaha para santri milenial.
“Harapan kita, setelah selesai para peserta pelatihan ini bisa mengembangkan usahanya, utamanya adalah usaha di bidang pariwisata yaitu angkringan,” kata Iksan.
Baca Juga:250 Desa dari 19 Kecamatan di Sumenep Tersebar Rokok Ilegal, Tim Gabungan Sita Ribuan Jenis
Terpisah, Achmad Faiq Hasan, salah satu peserta pelatihan, menyatakan antusiasmenya terhadap pelatihan ini.
Ia mengapresiasi dukungan dari penyelenggara yang memberikan fasilitas lengkap untuk berwirausaha.