Bahkan, cenderung membuat peserta didik kecanduan dalam memainkan telepon pintar alias gawai.
Tujuan dari festival permainan tradisional adalah untuk mengurangi ketergantungan peserta didik terhadap gawai.
Baca Juga:Diskoperindag Sumenep Dapat Anggaran Rp3,4 Miliar untuk Pembangunan Kawasan Industri Tembakau
"Makanya, budaya seperti itu (bermain gawai, red) sangat penting untuk dikontrol. Salah satun caranya, yaitu dengan mengenalkan permainan tradisional kepada peserta didik," kata di menjelaskan, Minggu (12/5).
Ardiansyah bilang, festival permainan tradisional seperti itu dapat memberikan manfaat yang sangat positif.