“Semua itu memberikan layanan terutama ketika dalam keadaan darurat,” kata Rudi.
“Misalnya salah satu perawat ada yang tidak masuk atau berhalangan maka dikontrol oleh 118, dan tetap diisi atau dari tim yang ada. Di mana pun posisinya,” kata dia lebih lanjut.
Pihaknya berharap, ke depan layanan Call Center 118 RSUDMA Sumenep bisa dipanggil dan antar jemput pasien yang hendak dirawat
"Semua pasien, termasuk yang kepulauan juga nanti,” tandasnya.***