"Gheniko mobil rakyat
Keng tak bisa etompak rakyat miskin........," tulis netizen lain.
"Bile ngisse'e pertalite malle nyamannnnnnnn Poleeeeeee. Ambuhhhhh jek nyak benyakkkkkk akomen, Manna bule esare netijen," timpal netizen lain.
Dalam unggahan itu, akun Facebook 'Imam Riezky Wahyudi' mengunggah sebuah foto mobil yang diduga milik salah satu dinas di lingkungan Pemkab Sumenep telah menyalahi aturan.
Baca Juga:Kucuran Angaran DBHCHT, Buruh Pabrik dan Petani Tembakau di Sumenep Akan Terima BLT Rp 1,2 Juta
Terlihat, kondisi nomor polisi atau pelat nomor di mobil dinas tersebut diberi penutup berwarna gelap.