"Jika nantinya masih terdapat kekurangan, sekolah dapat memenuhinya menggunakan dana BOS," kata Ardi pada sejumlah media, Sabtu (8/7).
Senada dengan hal itu, Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra mengungkapkan, jika pembangunan toilet dengan anggaran Rp125 juta itu sudah terealisasi.
Baca Juga:DPRD Minta Pemkab Sumenep Lakukan Langkah Arif Pada Masyarakat Saat Penerapan PPKM Level 4
Pihaknya menerangkan, per unit bangunan seluas 28 m2 itu sudah memperhitungkan lokasi sanitasi.
Hal itu meliputi air kotor atau limbah dan kotoran, septic tank serta sumur resapan.