Sementara itu, Abd. Basit selaku anggota LSM WPR yang kebetulan juga kelokasi bersama pihak Kecamatan mengatakan, kalau pihak pelaksana sepertinya sengaja realisasikan proyek asal jadi saja.
"Terbukti setelah kedua kalinya saya ke lokasi, masih tampak jelas abu batu sebagai campuran spesi, dan tatanan batunya masih ditata kosong seperti itu," ucapnya.
Baca Juga:Ngalap Berkah di Bulan Ramadhan, AWAS Bagikan Paket Sembako Kepada Kaum Dhuafa dan Anak Yatim
Kemudian Abd. Basit juga menegaskan, kalau pihaknya akan terus bertindak dan ngawal realisasi proyek abal-abal tersebut.
"Kami akan terus bertindak dan ngawal realisasi proyek tersebut sampai ke meja hijau nantinya, lihat saja," tegasnya.