Bahkan, dalam situasi di Kabupaten Pamekasan yang beberapa bulan terakhir ini sering digaduhkan dengan sejumlah persoalan yang tidak kunjung usai.
Kemudian dari ketegasan, pemimpin tidak cukup bermodal berani, akan tetapi juga harus bijaksana dan berperikemanusiaan. Karena musuh yang dihancurkan juga akan menjadi bagiannya. Sehingga nantinya tidak akan menjadi pemimpin para pendukungnya saja.
Baca Juga:Bupati Pamekasan Akan Jadi Peragawan Batik, Masyarakat: Gak Sekalian Aja Jadi Cheerleaders
"Dan yang terakhir yaitu perlunya adanya aturan, artinya butuh tata aturan agar tiap komando faham dan mampu menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing," pungkasnya.
(mp/nir/uki/rus)