"Setiap hari Bupati Sampang bersama Polres dan Dandim turun langsung ke pelosok desa membagikan sembako pada warga tidak mampu, Bahkan buka puasa dijalan," Katanya.

"Beda dengan Bupati Pamekasan, Yang tidak mau turun ke masyarakat. Jadi meskipun memberikan sembako, Masyarakatnya harus hadir ke Pendopo," Imbuhnya.

Hal itu menurut Kholis, disebabkan karena Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi ingin masyarakat Sampang merasakan kehadiran Pemerintah disaat merebaknya Covid-19.

"Berbeda dengan Bupati Pamekasan, Yang tidak mau turun ke Masyarakat, Justru sibuk rekaman Sholawat, Sehingga Viral Bupati Pamekasan Bersholawat," Terang Kholis.